Merawat hijab berbeda dengan baju atau kain pada umumnya. Butuh
perawatan khusus untuk merawat hijab jika ingin tetap terjaga kain dan
warnanya.
Beda kain beda juga cara menanganinya. Pada umumnya hijab menggunakan
kain paris, buble crepe, chiffon, rayon, viole, spandex, jersey dan ceruti.
Bahan buble crepe dan jersey biasanya sih jadi bahan favorit untuk di jadikan
hijab/jilbab. Selain karena tidak menerawang atau tebal bahannya juga mudah di
bentuk dan bahannya adem.
Lalu gimana sih cara merawatnya hijab yang benar?
1. Seleksi hijab berdasarkan kain dan warna
Pisahkan hijab/jilbab warna cerah dengan hijab yang berwarna gelap. Hal
ini bertujuan untuk menghindari hijab yang berwarna cerah terkena lunturnya
warna hijab yang gelap.
Biasanya hijab yang berbahan catton/katun warna kainnya mudah luntur.
2. Merendam hijab sebentar saja
Rendamlah hijab dengan air hangat untuk bahan yang tebal dan untuk yang
tipis pakai aja air biasa dan untuk berapa lama merendamnya? tidak usah terlalu
lama, ya sekitar 5 menit aja sudah cukup untuk langsung di cuci.
3. Cuci hijab dengan tangan
Cuci dengan tangan membuat hijab lebih tahan lama dari pada menggunakan
mesin cuci. Biasanya mencuci hijab dengan mesin cuci lebih mudah robek atau
melar.
4. Hindari menjemur hijab terkena langsung sinar matahari
Jemur hijab cukup dengan diangin-anginkan saja dan sebisa mungkin
hindari lipatan kain saat dijemur.
5. Gunakan suhu setrika hanya untuk sekedar merapikan saja.
Gunakan lah setrika bersuhu rendah atau gunakan kain/kertas perantara
di atas kain hijabm.
6. Simpan hijab dengan cara digantung
Digantung agar tidak kusut dan ada beberapa hijab yang tidak boleh
dilipat seperti ciput dan pet hijab.
Untuk Tambahan aja ,simpan di
gantungan yang terlindung dari debu dan tidak menjadi sarang nyamuk,terutama
koleksi hujab yang warna gelap..
Sumber : lemarihijabdotcom
Zahara Solusi Hijab Rapi
www.rakjilbab.com

Comments
Post a Comment